Segala Hal Tentang Proyek

Nama               : Zufikar Akbar

Kelas               : 2KB01

NPM               : 22108146

Mat. Kul          : Manajemen Proyek dan Manajemen Resiko

Dosen              : BUDI HERMANA,IR.MM.

Apa Itu Proyek?

A. Pengertian Proyek

Pasti semua orang pernah mendengar kata proyek atau bahasa sehari-harinya tender. Proyek atau tender biasanya dihubungkan dengan perusahaan atau para pengusaha & pebisnis. Tapi, apa sih sebenarnya arti proyek? Dalam artikel ini, saya akan mencoba menjelaskan pengertian dari proyek dan ruang lingkup proyek itu sendiri.

Proyek adalah kegiatan-kegiatan yang dapat direncanakan dan dilaksanakan dalam satu bentuk kesatuan (terintegrasi) dengan mempergunakan berbagai sumber daya untuk mendapatkan manfaat. Atau dengan kata lain, proyek merupakan suatu usaha yang direncanakan sebelumnya dan memerlukan sejumlah pembiayaan serta penggunaan masukan lain, yang dimaksudkan untuk mencapai tujuan tertentu, dan dilaksanakan dalam waktu tertentu pula.

Kegiatan-kegiatan tersebut dapat berbentuk investasi baru dalam berbagai macam bisnis antara lain, pendirian pabrik, pembuatan jalan raya, pembukaan hutan, irigasi, bendungan, berbagai macam survey, penyuluhan program keluarga berencana, dsb.

Sumber daya yang dipergunakan dalam pelaksanaan proyek dapat berbentuk barang-barang modal, tanah, bahan-bahan mentah maupun bahan setengah jadi, tenaga kerja, dan waktu. Sumber daya tersebut sebagian atau seluruhnya dapat dianggap sebagai barang-barang konsumsi yang dikorbankan dari penggunaan masa sekarang untuk memperoleh manfaat (benefit) yang lebih besar di masa yang akan datang.

Manfaat atau benefit tersebut dapat berbentuk tingkat konsumsi yang lebih besar, perluasan kesempatan kerja, perbaikan tingkat pendidikan atau kesehatan, serta perbaikan dalam sistem atau struktur. Suatu proyek dapat dinyatakan berakhir jika sudah tidak mempunyai benefit lagi.

Kegiatan-kegiatan yang terintegrasi mempunyai arti bahwa sumber daya yang dipergunakan dalam suatu proyek maupun hasil-hasil proyek tersebut dapat dipisahkan dari sumber daya yang dipergunakan oleh dan hasil-hasil dari kegiatan lainnya. Kegiatan yang dapat direncanakan berarti bahwa :

a. Baik biaya maupun hasil-hasil utama dari proyek dapat dihitung atau

diperkirakan; dan

b. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat disusun sedemikian rupa sehingga dengan

penggunaan sumber daya yang terbatas dapat menghasilkan manfaat atau

benefit yang maksimal.

B. Komponen Proyek

Suatu proyek terdiri atas beberapa komponen yang mendukung yaitu :

  • Kemampuan

Berhubungan dengan pengetahuan tentang projek yang akan dikerjakan, kemampuan dalam mengerjakan proyek tersebut, dan pengalaman yang dibutuhkan yang bertujuan untuk mengurangi faktor resiko yang terjadi dari suatu proyek yang akan dikerjakan

  • Perangkat Bantu

Alat bantu yang dibutuhkan oleh seorang manajer proyek untuk meningkatkan kemampuan menangani suatu proyek dalam bentuk perangkat lunak maupun perangkat keras, seperti dalam hal dokumentasi, perencanaan, permodelan, audit maupun pengevaluasian proyek

  • Proses

Adalah suatu teknis dan urutan kebutuhan yang dapat di monitor dan di kontrol dalam waktu tertentu meliputi waktu, dana, kualitas, resiko maupun bidang garapan proyek.

C. Manajemen Proyek

  • Secara tradisional pengertian manajemen adalah meliputi kegiatan perencanaan, pengorganisasian, penempatan orang, pengendalian dan pengarahan.
  • Manajemen Proyek adalah kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan dan mengendalikan sumberdaya organisasi untuk mencapai tujuan tertentu dalam waktu tertentu dengan sumberdaya tertentu.
  • Manajemen Proyek mempergunakan personil untuk ditempatkan pada tugas tertentu dalam proyek

D. Ciri-ciri Manajemen Proyek

Mekanisme proyek dalam hubungannya dengan pengelolaan, organisasi dan sumber daya mempunyai ciri-ciri tertentu sebagai berikut :

  • Memimpin organisasi proyek dan beroperasi secara independen.
  • Pembawa tunggal untuk mencapai satu tujuan proyek.
  • Memerlukan bermacam-macam keahlian dan sumber daya.
  • Bertanggung jawab menyatukan orang-orang dari berbagai fungsi/disiplin yang bekerja.
  • Memfokuskan pada ketepatan waktu dan biaya.

E. Macam-macam Proyek

  • Proyek Kapital

Proyek ini biasanya berupa pengeluaran biaya untuk pembebasan tanah, pembelian peralatan, pemasangan fasilitas dan konstruksi gedung

  • Proyek Penelitian dan Pengembangan

Proyek ini bisa penemuan produk baru, temuan alat baru dll. proyek ini dapat muncul dilembaga komersial maupun pemerintah.

  • Proyek yang berhubungan dengan manajemen service

Proyek ini sering uncul dalam perusahaan maupun instansi pemerintah. Proyek ini bisa berupa perancangan struktur organisasi, pembuatan sistem informasi manajemen, peningkatan produktifitas perusahaan.

F. Batasan suatu proyek

Batasan suatu proyek menurut teori klasik menyatakan bahwa proyek terdiri atas 3 hal yaitu :

  • Ruang Lingkup
  • Waktu
  • Dana

Seiring dengan perkembang jaman, manajemen proyek memiliki beberapa batasan yang mencakup :

  • Ruang Lingkup

Ruang lingkup proyek meliputi tata cara untuk menentukan waktu proyek dimulai, perencanaan lingkup proyek yang akan di garap, pendefinisian ruang lingkup proyek, verifikasi proyek serta kontrol atas perubahan yang mungkin terjadi saat proyek tersebut di mulai.

  • Waktu

Meliputi tata cara mendefinisikan suatu aktifitas, menentukan urutan-urutan kejadian atas proyek, mendefinisikan durasi/lama waktu dari setiap pekerjaan, pengembangkan suatu skedul serta merencanakan kontrol atas skedul tersebut

  • Dana

Meliputi tata cara untuk merencanakan sumber dana proyek, mengestimasikan harga dan sumber daya, mendefinisikan budget, serta mengontrol keuangan

  • Kualitas

Meliputi kegiatan perencanaan kualitas, perencanaan jaminan atas suatu kualitas berdasarkan standar tertentu, serta pengontrolan atas kualitas

  • Resiko

Meliputi perencanaan atas manajemen resiko, mengidentifikasikan resiko yang timbul dari suatu proyek, menganalisa kuantitatif dan kualitatif suatu resiko, merencanakan tindakan yang akan diambil dari suatu resiko yang timbul serta memonitor setiap resiko yang mungkin muncul dari suatu proyek

  • Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia meliputi kegiatan perencanaan atas sumber daya manusia yang akan mengerjakan proyek, perekrutan tenaga kerja, serta pembangunan team

  • Logistik

Manajemen logistik meliputi tahapan perencanaan kebutuhan sumber daya untuk kegiatan proyek, perencanaan tender, proses tender dan penentuan pemenang tender, administrasi atas kontrak pembelian, dan tata cara penutupan kontrak.

  • Komunikasi

Meliputi kegiatan perencanaan komunikasi atas level sumber daya, distribusi informasi, laporan kemajuan proyek dan pembuatan administrasi akhir proyek sebelum diserah terimakan.

  • Manajemen Integrasi

Merupakan kegiatan yang meliputi perencanaan pengembangan, perencanaan tata pelaksanaan suatu proyek dan kontrol atas perubahan secara terintegrasi dari suatu proyek

Adapun batasan dari manajemen proyek tersebut di gambarkan sebagai berikut :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: