WBS itu….

Dalam istilah Manajemen Proyek & Teknik Mesin, dikenal suatu istilah WBS yang merupakan kependekan dari Work Break Structure. WBS itu sebenarnya apa ? susah di mengerti bagi orang yang sama sekali menyentuh hal-hal yang berkaitan dengan proyek. Di sini, saya akan mencoba menjelaskan tentang WBS.

WBS itu adalah sebuah cara yang digunakan untuk mendefinisikan dan mengelompokkan tugas-tugas dari sebuah proyek menjadi bagian-bagian kecil sehingga lebih mudah di atur dan dilihat cakupan apa saja yang termasuk dari proyek tersebut. Elemen-elemen WBS pada bisa berbentuk produk, data, pelayanan, atau kombinasinya. WBS juga memberikan gambaran penting tentang prakiraan harga detail dan jadwal untuk pengembangan proyek tersebut. Dan WBS juga bisa dikatakan sebagai cara dinamis dalam memperjelaskan sebuah proyek karena WBS bisa di-revisi dan diubah sesuai kebutuhan si manajer proyek.

 

Alasan perlunya WBS adalah :

 

  1. Pengembangan WBS di awal Project Life Cycle memungkinkan diperolehnya pengertian cakupan proyek dengan jelas, dan proses pengembangan WBS ini membantu semua anggota untuk lebih mengerti tentang proyek selama tahap awal.
  2. WBS membantu dalam pengawasan dan peramalan biaya, jadwal, dan informasi mengenai produktifitas yang meyakinkan anggota manajemen proyek sebagai dasar untuk membuat perundingan.

 

WBS merupakan elemen penting, karena memberikan kerangka yang membantu, antara lain dalam :

  1. Penggambaran program sebagai ringkasan dari bagian-bagian yang kecil.
  2. Pembuatan perencanaan
  3. Pembuatan network dan perencanaan pengawasan.
  4. Pembagian tanggung jawab.
  5. Penggunaan WBS ini memungkinkan bagian-bagian proyek terdefinisi dengan jelas

 

Ada beberapa metode untuk mengatur WBS :

  • Berdasarkan waktu

Dalam metode ini, waktu sangatlah diperhatikan dalam pembuatan sebuah proyek, semua harus diberi tenggat waktu agar proyek berjalan sesuai WBS. Poin-poin yang harus diperhatikan jika memakai metode ini adalah planning/analysis/design/construct/test/implement

 

  • Berdasarkan pengiriman data

Dalam metode ini, harus dipikirkan cara mengirim data atau informasi. Hal yang harus diperhatikan adalah online application/data warehouse/user query tools

 

  • Berdasarkan letak geografis

Dalam metode ini, struktur dan letak geografis dari sebuah proyek sangatlah diperhatikan.

 

Contoh WBS :

ytu

 

Demikian penjelasan singkat dari saya tentang WBS, mohon maaf jika banyak salah-salah kata. Dan juga jika isi kurang memuaskan atau bahkan tidak tepat tentang WBS, mohon dimaklumi karena saya juga baru belajar tentang segala hal yang berkaitan dengan Manajemen Proyek.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: