I Robot ?

Sutradara : Alex Proyas

Produser : John Davis

Topher Dow
Wyck Godfrey
Laurence Mark

Penulis : Isaac Asimov

Jeff Vintar
Akiva Goldsman
Hillary Seitz (uncredited)

Pemeran : Will Smith

Bridget Moynahan
Bruce Greenwood
James Cromwell
Chi McBride
Alan Tudyk
Shia LaBeouf

Tahun Rilis : 2004

Trailer :

Sedikit ulasan :

I Robot adalah film fiksi ilmiah tentang khayalan kehidupan di masa depan. Film ini mengambil tempat pada tahun 2035, dimana dunia dipenuhi dengan jutaan robot pembantu yang mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang tidak penting bagi manusia seperti mengantar paket, mengajak hewan peliharaan berjalan-jalan, membersihkan sampah, dan lain-lain.

Robot adalah pembantu yang sangat sempurna. Tidak perlu upah, makanan, tidak mengeluh, tidak sakit, dan yang paling penting tidak bisa berbohong. Para robot yang diciptakan pada masa itu mempunyai 3 hukum dasar yang membuat mereka sama sekali tidak bisa membantah apalagi menyakiti manusia. Diyakini, tidak akan ada robot yang bisa melanggar satu pun dari 3 hukum dasar itu, tidak akan bisa menyakiti siapa pun. Tapi, tetap saja Detektif Del Spooner (sang karakter utama yang diperankan Will Smith) tidak mempercayai para robot, bahkan dia sangat membencinya.

3 Hukum dasar yang ada di dalam robot saat itu adalah :

1. Sebuah robot tidak boleh menyakiti manusia atau tidak membiarkan manusia terluka.

2. Robot harus mematuhi perintah dari manusia kecuali beberapa perintah yang akan

melanggar hukum pertama.

3. Robot harus melindungi pemiliknya selama perlindungan itu tidak bertentangan dengan

hukum pertama & kedua.

Dia sangat membenci para robot sehingga dia selalu berpikir negatif tentang robot kalau robot itu tidak mempunyai nurani dan harus diwaspadai serta bisa melakukan kejahatan kapanpun. Bukanlah tanpa alasan Spooner membenci para robot, beberapa tahun lalu saat dia mengalami kecelakaan bersama seorang gadis kecil. Ada robot yang menolongnya. Robot itu lebih memillih menolong Spooner daripada gadis kecil itu. Padahal Spooner meminta robot itu menolong gadis kecil itu karena masih bisa diselamatkan, tapi karena persentase kehidupan yang dilakukan robot itu lebih memihak kepada Spooner, robot itu pun akhirnya menolong Spooner sehingga sejak saat itulah, Spooner jadi sangat membenci para robot.

Interogasi Spooner terhadap Sonny

Spooner selalu mencari alasan untuk mengenyahkan robot dari kehidupan manusia, dan dia menemukannya saat dia menerima panggilan dari pembuat robot terbesar, US Robotics. Kepala investor mereka diberitahukan bunuh diri, tapi Spooner tidak mempercayainya, dan menuduh ciptaan terakhir US Robotics yang diduga memiliki sesuatu seperti ekspresi emosi pada manusia yang diberi nama Sonny. Diceritakan, setelah melalui berbagai peristiwa, Spooner mulai mempercayai Sonny. Ternyata, VIKI(super komputer yang mengendalikan semua robot) yang mempunyai rencana jahat untuk memusnahkan manusia karena manusia saling menyakiti, sedangkan para robot tidak bisa melindungi karena bertentangan dengan hukum dasar mereka. Bersama-sama dengan Sonny, dan salah satu dokter dari US Robotics menghentikan invasi robot yang dikendalikan . Akhirnya semua robot diberikan sebuah tempat khusus yang agak berjauhan dari tempat kehidupan manusia dan manusia & robot pun bisa hidup dengan tenang tanpa ada yang saling mengganggu satu sama lain.

Komentar saya :

Film ini sebenarnya mengambil sebuah salah satu tema klasik yaitu pemberontakan & pembunuhan yang dilakukan oleh robot pintar yang memiliki kecerdasan buatan (Artificial Inteligence) seperti tema yang diangkat pada film Terminator. Film fiksi ilmiah yang menunjukkan tingkat lanjut dari interaksi manusia dengan komputer. Pada zaman sekarang, masih bisa terhitung robot-robot yang bisa melakukan gerakan luwes seperti manusia layaknya pada film ‘I Robot’ ini. Robot yang bisa langsung menerima perintah kompleks dari suara manusia serta robot yang memiliki kecerdasan sendiri atau self-learning (bisa update dengan sendirinya) memang sudah ada, tapi masih sangat sedikit sekali dan hanya negara-negara besar saja yang memilikinya.

Meski ‘robot pintar’ memang dibutuhkan untuk bisa membantu pemikiran & bahkan strategi militer yang kompleks, tetap saja manusia janganlah terlena dengan kehebatannya menciptakan sesuatu yang lebih sempurna daripada diri kita sendiri, apalagi sampai memproduksinya untuk kepentingan-kepentingan manusia secara massal karena sesuatu yang sempurna pasti lambat laun akan  menyingkirkan sesuatu yang lebih lemah dari dirinya walaupun kita telah berupaya melakukan tindakan antisipasi sebelumnya seperti halnya dalam film ini, 3 hukum dasar yang ditanam dalam setiap pikiran robot.

Dengan adanya film-film yang berjenis seperti ini,  kita mendapat pelajaran agar tidak terlalu bergantung kepada robot. Tetap harus ada campur tangan manusia & tidak boleh menggunakan komputer yang bisa berpikir sendiri jika menyangkut hajat hidup orang banyak. Jadi, meskipun robot diciptakan memang untuk membantu mengatasi beberapa keterbatasan manusia, tapi jangan sampai kita terlalu bergantung kepada robot. Kitalah yang menciptakan robot sehingga kita yang seharusnya mengontrol mereka, bukan sebaliknya.

1 Komentar (+add yours?)

  1. mobil88
    Feb 17, 2010 @ 17:30:59

    http://mobil88.wordpress.com said : Film yang bagus…perlu !!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: