Tinggi, Banyak Uang?

CANBERRA, KOMPAS.com — Benarkah tinggi badan menentukan pendapatan? Kira-kira demikian kesimpulan dari berbagai hasil riset. Hasil penelitian menunjukkan adanya kemungkinan bahwa orang yang memiliki tubuh tinggi dapat mencetak pendapatan lebih banyak dibanding orang yang bertubuh lebih pendek.

Berdasarkan penelitian di Australia, seseorang dengan tinggi 6 kaki (sekitar 180 sentimeter) mampu memiliki pendapatan mendekati 1.000 dollar AS lebih banyak dibandingkan orang yang tingginya dua inci lebih rendah.

“Kita memperkirakan, apabila seseorang dengan tinggi sekitar 178 cm mampu menambah tingginya sebanyak 5 cm, maka dia akan mampu menambah pendapatannya sekitar 950 dollar AS per tahun, setara dengan pendapatan tambahan dari satu tahun kerja,” ujar salah satu peneliti, Andrew Leigh, seorang ekonom dari Australian National University yang dilaporkan dalam jurnal Economic Record teranyar.

Penelitian lain di Amerika Serikat dan Inggris juga memperkirakan penambahan pendapatan yang sama tiap incinya. “Pada kenyataannya, orang yang memiliki tubuh tinggi memiliki pendapatan lebih besar. Mereka mendapatkan 789 dollar AS tiap pertambahan satu inci per tahunnya,” ujar Arianne Cohen, penulis The Tall Book terbitan Bloomsbury, AS, Juni 2009.

Berkuasa

“Mereka tidak lebih baik. Mereka tidak lebih tampan atau cantik. Mereka bukan siapa-siapa, tetapi saat ini mereka seperti mendapat sambutan di lingkungan sosial,” ujar Cohen di program “Marketplace” milik radio American Public Media akhir-akhir ini. Namun, hasil penelitian itu mengindikasikan bahwa orang yang memiliki tubuh tinggi dirasa lebih pintar dan berkuasa.

Memiliki tubuh tinggi dirasa mampu meningkatkan rasa percaya diri, menolong seseorang untuk menjadi lebih sukses dan menggerakkan orang-orang untuk lebih menghormati orang bertubuh tinggi. Cohen mengatakan bahwa keunggulan pendapatan tidak lepas dari adanya kecenderungan orang berbadan tinggi memiliki jiwa kepemimpinan.

“Orang berbadan tinggi cenderung bersikap bagaikan pemimpin dari sejak kecil karena anak-anak yang lain akan menganggapnya sebagai figur yang lebih tua,” ucap Cohen. “Di tempat kerja, ketika Anda bersikap layaknya seorang pemimpin, hal tersebut akan berperan besar ketika saat promosi datang.”

Dalam beberapa kasus, besarnya keuntungan akibat tinggi badan juga dipengaruhi oleh umur.

Tahun 2003, sebuah penelitian pada 2.000 pria asal Amerika Serikat mengemukakan bahwa tinggi 2.000 pria tersebut saat usia 16 tahun mempunyai efek besar pada pendapatan mereka ketika dewasa, tak peduli berapa pun tinggi mereka saat dewasa.

“Kami menemukan kenyataan bahwa dua orang dewasa dengan usia dan tinggi sama, dengan kondisi tinggi mereka berbeda saat berumur 16 tahun, mendapat perlakuan yang berbeda saat kerja. Orang yang tinggi ketika muda mampu mencetak lebih banyak pendapatan,” ungkap salah satu peneliti, Nicola Persico, dari University of Pennsylvania.

Meskipun dikatakan dengan menjadi tinggi bisa mendapatkan pendapatan besar, bukan berarti menjadi tinggi itu sepenuhnya menguntungkan. Pada bukunya, Cohen menambahkan bahwa menjadi tinggi bisa berarti pengeluaran yang lebih besar pula, dari pengeluaran untuk porsi makanan yang lebih banyak, baju yang lebih besar, dan tempat tinggal yang lebih tinggi.

Uang kelihatannya terus bertambah dari waktu ke waktu. Di saat tubuh kita bertambah satu inci, maka pendapatan kita pun ikut meningkat. Tentu hasil studi di atas hanya berupa rata-rata. Seseorang bertubuh pendek masih mampu mencetak pendapatan lebih tinggi dan tidak semua orang bertubuh tinggi mampu mencetak pendapatan besar.

1 Komentar (+add yours?)

  1. Thomas
    Apr 10, 2010 @ 00:44:34

    hm…gitu ya…baru tau.
    thanks infonya

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: